Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran menunaikan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah bersama ribuan jamaah di Masjid Agung Nurul Iman, Kota Padang, Rabu (27/5/2026).

Pemerintah Kota Padang memanfaatkan momentum hari raya kurban itu untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan pembangunan karakter generasi muda melalui program unggulan Smart Surau.

Shalat Idul Adha tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, jajaran asisten, pimpinan OPD, serta unsur Forkopimda, di antaranya Dandim 0312 Padang Kolonel Inf Ferry Ardianto dan Kajari Padang Koswara.

Bertindak sebagai khatib ialah Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Dr. Yasril, MA, sedangkan imam dipimpin Dr. M. Nasir Sikumbang.

Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan bahwa Idul Adha adalah momentum untuk meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Menurut dia, iman perlu diwujudkan tidak hanya melalui ibadah ritual, tetapi juga lewat kepedulian nyata terhadap sesama, terutama di tengah proses rehabilitasi pascabencana dan pemulihan ekonomi.

“Di tengah proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang berlangsung, serta kondisi ekonomi yang mulai pulih, mari kita jadikan momentum Idul Adha ini untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Fadly.

Pemerintah Kota Padang terus berkomitmen menyeimbangkan pembangunan fisik dengan pembangunan karakter melalui program Smart Surau.

Program tersebut mencakup kegiatan Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, revisi kurikulum MDTA dan TQA, serta penyediaan fasilitas wifi gratis dan ruang pembelajaran digital. Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Padang menyerahkan hadiah Smart Surau Triwulan I Tahun 2026 senilai Rp180 juta kepada 600 pelajar SD/MI dan SMP/MTs yang aktif mengikuti Subuh Mubarakah.

Inovasi digital juga terus dikembangkan. Fadly mengungkapkan bahwa Dinas Kominfo Kota Padang sedang menguji coba sistem absensi wajah atau face recognition pada fitur Smart Surau yang terintegrasi dengan aplikasi Padang Mobile, menggantikan sistem barcode sebelumnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa yang juga menjabat Ketua PHBI Kota Padang melaporkan total hewan kurban masyarakat Kota Padang tahun 1447 H mencapai 9.801 ekor, terdiri atas 8.487 ekor sapi, 5 ekor kerbau, dan 1.309 ekor kambing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yang telah menyumbangkan satu ekor sapi simental dengan berat lebih kurang 1,1 ton, dan juga apresiasi kepada ASN Pemko Padang serta karyawan Perumda AM Kota Padang yang ikut berkurban pada kesempatan ini,” pungkas Raju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *