Jakarta – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyoroti kurangnya keseriusan investor dalam pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat melakukan kunjungan kerja ke Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa (26/8/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Annisa memastikan percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Dharmasraya.
Annisa yang didampingi Kepala Bapperida Dharmasraya, Frinaldi, mengungkapkan bahwa sistem pendaftaran pembangunan dapur SPPG telah terkunci. “Namun, mayoritas calon investor yang sudah terdaftar justru belum menunjukkan keseriusannya karena belum memulai pembangunan fisik,” ujarnya saat kunjungan pada Selasa (26/8/2025).
Ia menjelaskan, dari 28 calon investor yang terdata, hanya dua dapur yang menunjukkan perkembangan signifikan. Dapur di Kecamatan Tiumang telah beroperasi, sementara Dapur Alinia mencapai progres sekitar 60 persen.
“Sedangkan mayoritas dapur lainnya belum menunjukkan perkembangan, bahkan ada yang belum memulai pembangunan fisik sama sekali. Padahal progress pembangunan fisik sudah harus terlihat 45 hari setelah masuk ke dalam sistem,” bebernya.
Annisa menekankan pentingnya percepatan agar program MBG dapat segera dirasakan oleh masyarakat, terutama kalangan pelajar sebagai penerima manfaat utama. BGN, lanjutnya, telah menegaskan bahwa seluruh pembangunan dapur harus rampung pada November 2025.
“Kita mendorong agar seluruh dapur memastikan progres sesuai ketentuan. Jika dalam 45 hari tidak ada perkembangan, sebaiknya kesempatan diberikan kepada investor yang lebih serius membangun,” tutur Annisa.
Annisa berharap koordinasi dengan BGN ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga pembangunan dapur SPPG di Dharmasraya dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.











