Dharmasraya – Dukungan terhadap program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 terus mengalir, kali ini datang dari Markas Besar TNI AD melalui Tim Pengawasan dan Evaluasi Penanggung Jawab Operasional (Wasev PJO) yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Dharmasraya pada Selasa (12/8/2025).

Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni menyambut baik kedatangan Tim Wasev PJO TMMD ke-125 yang diketuai oleh Brigadir Jenderal TNI Mukhlis dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad). Leli Arni menilai kunjungan ini sebagai bentuk dukungan dan evaluasi penting demi kelancaran TMMD.

“Semoga kunjungan ini dapat menjadi momentum memperkuat kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun wilayah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Wabup Leli juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel TNI yang terlibat dalam TMMD ke-125. Ia mengajak semua pihak untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan agar hasilnya memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Harapan saya, TMMD tidak berhenti pada pembangunan fisik saja. Masyarakat juga harus memiliki kesadaran untuk merawat dan memanfaatkan hasil pembangunan dengan bijak, sehingga dapat terus bermanfaat bagi generasi mendatang,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev PJO TMMD, Brigjen TNI Mukhlis menjelaskan bahwa TMMD adalah wujud sinergi antara TNI dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan, dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. “TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan yang erat antara TNI dan masyarakat,” tuturnya pada Selasa (12/8/2025).

Diketahui, TMMD ke-125 mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”.

Program TMMD ke-125 ini dipusatkan di Jorong Muaro Momong, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, dan berlangsung dari 23 Juli hingga 21 Agustus 2025.

Kegiatan fisik yang dilaksanakan meliputi pembangunan jalan dari Trans 1 menuju Trans 2 di Nagari Sungai Kambut sepanjang ±5 kilometer. Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) untuk warga yang membutuhkan juga menjadi prioritas.

Selain itu, penyediaan fasilitas air bersih turut dilakukan demi meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di wilayah sasaran TMMD.

Sementara itu, kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan, pendidikan, mitigasi bencana, serta penyuluhan bahaya narkoba.

Ada pula sosialisasi jaminan sosial ketenagakerjaan, edukasi lingkungan hidup, pelayanan kesehatan gratis, layanan baca keliling untuk anak-anak, administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, serta bantuan ekonomi kreatif bagi warga miskin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *