Padang – Sebanyak 70 anak penyandang disabilitas asal Kota Padang Panjang mengikuti wisata inklusif melalui kegiatan nonton bareng film “Semua Akan Baik-Baik Saja” di XXI Basko Grand Mall, Padang, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Tim Penggerak PKK Kota Padang Panjang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) itu bertujuan memberi ruang rekreasi sekaligus dukungan moral bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Sejak tiba di lokasi, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Didampingi guru dan pendamping, mereka menikmati suasana bioskop dengan gembira, mulai dari tertawa saat adegan lucu hingga larut dalam emosi cerita yang tampil di layar lebar.
Ketua TP PKK Kota Padang Panjang, Maria Feronika, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam menjamin akses setara bagi anak disabilitas di ruang publik.
Menurutnya, pengalaman menyenangkan seperti ini penting untuk membangun kepercayaan diri anak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan semangat agar mereka terus percaya diri, berkembang, dan berani meraih cita-cita. Perhatian kepada anak disabilitas tidak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga dengan menghadirkan ruang yang membuat mereka merasa diterima dan dihargai sebagai bagian dari masyarakat,” ujar Maria di Padang, Minggu (31/5/2026).
Senada, Ketua Baznas Kota Padang Panjang, Novi Hendri, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kelompok rentan.
Pihaknya berkomitmen agar program serupa dapat terus berlanjut guna memperluas ruang interaksi bagi anak-anak disabilitas.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut sehingga anak-anak memiliki kesempatan lebih luas untuk belajar dan menikmati pengalaman positif. Kolaborasi berbagai pihak sangat krusial untuk menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan mereka,” tutur Novi di Padang, Minggu (31/5/2026).
Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” dipilih karena mengangkat narasi tentang keluarga, perjuangan, serta pentingnya dukungan sosial dalam menghadapi tantangan hidup.
Pesan moral itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para peserta yang hadir.
Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara pengurus PKK, Baznas, tenaga pendidik, dan anak-anak disabilitas. Pemerintah Kota Padang Panjang berharap inisiatif ini mampu meningkatkan kesadaran publik dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan inklusif bagi seluruh anak tanpa terkecuali.











