Bukittinggi – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran zakat. Pada Kamis (24/7/2025), Baznas kembali menyalurkan dana zakat senilai Rp 107.250.000 kepada 125 mustahik.
Penyaluran zakat yang dilaksanakan pada Kamis (24/7/2025) merupakan bagian dari program Bukittinggi Cerdas, Makmur, Sehat, Peduli, dan Takwa. Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, H. Rasmal Hadi, bersama Kemenag dan pimpinan Baznas secara simbolis menyerahkan zakat tersebut.
Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Edi Syahmian menjelaskan, penyaluran zakat kali ini termasuk bantuan untuk tiga mustahik yang akan melanjutkan pendidikan ke Mesir. Hal ini sebagai upaya Baznas dalam mempersiapkan kader ulama di Kota Bukittinggi.
Edi Syahmian menambahkan, total dana zakat yang telah disalurkan selama 2025 hingga pertengahan bulan ini mencapai Rp1.272.597.250. “Penyaluran kali ini terdapat tiga mustahik yang akan melanjutkan pendidikan ke Mesir sebagai upaya dari Baznas mempersiapkan kader ulama di Kota Bukittinggi,” ujarnya.
Edi Syahmian berharap para mustahik penerima zakat meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT. “Jika ini sudah dilakukan maka para Muzaki hari ini kita doakan dimudahkan rezekinya sehingga kedepan statusnya tidak lagi jadi Mustahik tapi bisa menjadi Muzaki yang membayarkan zakat,” tegasnya pada Kamis (24/7/2025).
Kasi Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag Agam, Amar Akbar Antoni, menyampaikan apresiasi kepada Baznas Bukittinggi atas pelaksanaan tugas dan fungsinya sebagai pengelola zakat. Menurut Amar, sesuai UU No 23/2011, salah satu fungsi BAZNAS adalah mengumpulkan dan mendistribusikan zakat kepada yang membutuhkan sesuai syariat. “Hari ini kita sudah menyaksikan sendiri fungsi itu sudah dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.
Amar juga mengajak para mustahik untuk mensosialisasikan penyaluran zakat ini dan mendorong masyarakat menyalurkan zakat melalui Baznas Bukittinggi.
Rismal Hadi, mewakili walikota, mengapresiasi komitmen Baznas dalam mendistribusikan zakat secara adil dan bertanggung jawab. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus bersinergi memperkuat program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Rismal Hadi juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat dan daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kebutuhan pokok, sandang, pangan, pendidikan, dan kesehatan. Berbagai program pemerintah telah diluncurkan, termasuk bantuan cadangan pangan berupa beras dan program makan gizi gratis untuk anak sekolah.











