Pelalawan – Lima nyawa melayang dalam kecelakaan maut yang melibatkan tiga kendaraan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) kilometer 50, Kabupaten Pelalawan, Minggu (21/7/2025) malam. Kecelakaan ini diduga akibat truk tronton yang berhenti di bahu jalan tanpa rambu-rambu.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara membenarkan insiden tersebut. “Benar, insiden maut tersebut melibatkan tiga kendaraan dan mengalami ringsek dan menelan korban meninggal dunia, tiga diantaranya tewas dilokasi kejadian dan duanya meninggal di rumah sakit (RS) Sulasih,” ujarnya, Senin (21/7/2025).

Menurut keterangan Kapolres pada Senin (21/7/2025), kecelakaan bermula saat Truk Tronton bernomor polisi BH 8241 HM yang dikemudikan oleh Tri Ali (44) berhenti di tanjakan bahu jalan karena mengalami kerusakan tanpa memberikan tanda rambu-rambu.

Tidak lama kemudian, Truk Hino bernomor polisi BM 9887 AV yang dikemudikan Selamat datang, berusaha menghindari truk tronton yang berhenti tersebut. Akibatnya, terjadi tabrakan beruntun di bagian kanan jalan hingga salah satu kendaraan terlempar ke jurang.

“Ada kendaraan yang diketahui masuk jurang. Saat kejadian lokasi memang gelap saat malam hari serta jalannya tanjakan,” ungkapnya.

Adapun identitas kelima korban meninggal dunia adalah Khairul (49) seorang sopir minibus warga Kabupaten Agam, Annisa Putri (19) seorang mahasiswi asal Padang Pariaman, Putri Novia Safriani (26) seorang mahasiswi asal Padang Pariaman, Deni Hermanto (28) seorang mahasiswa asal Pasaman, dan Yasrul (42) seorang pedagang asal Padang Pariaman.

Akibat kecelakaan tersebut, ketiga kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *